Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran
Waktu:2026-07-30 06:55:08 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Beberapa warga Jakarta terlihat asik berlari sambil mendorong anak di atas stroller ketika berkunjung ke area Car Free Day (CFD) di Jalam K.H. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026) pagi.
Beberapa dari mereka yang membawa anak dengan stroller ke area CFD ada yang mengenakan pakaian olahraga lengkap dengan sepatu, topi, dan kacamata hitam.
Mereka mendorong stroller yang dinaiki buah hatinya sambil berlari santai di area CFD.
Tak jarang, mereka juga sambil bernyanyi atau berkomunikasi dengan anaknya sepanjang perjalanan.
"Sebagai ibu kan harus manfaatin waktu ya, gimana caranya bisa tetap olahraga dan sehat cuma enggak ninggalin anak. Salah satunya ya lari sambil dorong stroller jadi trend baru juga kan," ucap salah satu ibu Sari (31) ketika dijumpai Kompas.com di lokasi, Minggu.
Warga Jakarta Selatan itu mengaku, lebih tenang membawa anaknya ketika berolahraga, dibandingkan harus meninggalkannya di rumah.
Sebab, pada hari Senin hingga Jumat, Sari harus meninggalkan putrinya di rumah, karena bekerja ke kantor.
Oleh karena itu, ketika hari libur, ia tak mau meninggalkan anaknya, meski untuk sekedar berolahraga.
"Lagian kan juga anak jadi sehat, mereka senang dibawa ke tempat umum bebas kendaraan, jadi udaranya masih cukup aman lah," ujar dia.
Sementara orangtua lain, Dendi (35) dan Ita (24), memilih untuk berpakaian santai tanpa sepatu olahraga ketika mendorong anaknya dengan stroller di area CFD.
"Kalau kita sih olahraganya jalan santai aja sih sambil dorong stroller biar sehat juga, terus sambil jajan-jajan," ungkap Dendi di lokasi.
Dendi sengaja mengajak istri dan anaknya ke CFD agar bisa mengirup udara lebih segar, karena jika hari biasa berjalan-jalan lebih berpotensi terpapar polusi.
Tak hanya itu, mereka juga ingin agar anaknya terbiasa berada di tempat umum dan bertemu banyak orang.
"Diajak ke CFD biar anak dari kecil terbiasa juga berada di tempat umum, ketemu banyak orang. Kalau CFD kan lingkungan aman, jarang asap rokok juga," ucap Dendi.
Sebelumnya: Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
Selanjutnya: BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi
Mungkin Anda suka
- Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan
- Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
- Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat
- MTrans Pecat Kru Bus yang Diduga Lecehkan Penumpang Saat Perjalanan Malang-Denpasar
- Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu
- Resep Telur Bumbu Bali Enak, Bumbu Meresap dan Mudah Dibuat
- RUU Masyarakat Adat Ditargetkan Sah Jadi UU pada Periode Presiden Prabowo
- Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
- Penembakan di Bar Canggu Bali Lukai WNA dan Sekuriti, Polisi Buru Pelaku