WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel
Waktu:2026-07-30 06:46:50 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Seorang peserta open trip asal Madiun, Jawa Timur, bernama Femas diduga kabur saat mengikuti tur ke Korea Selatan . Ibu Femas, MT , mengaku terkejut dan tak mengetahui putranya telah berangkat ke Korea Selatan.
"Saya malah tidak tahu kalau Femas sudah di Korea," ujar MT, dilansir detikJatim, Sabtu .
MT mengatakan Femas tak pernah meminta izin kepadanya untuk mengikuti open trip ke Korea Selatan. MT baru mengetahui kabar putranya diduga kabur setelah didatangi pihak biro travel pada 15 Juli 2026.
"Saya dapat kabar dari pihak yang ngaku dari travel datang ke rumah, kalau ndak salah tanggal 15 Juli kemarin. Katanya anak saya kabur," kata MT.
Tak langsung percaya, MT meminta bukti kepada pihak yang mengaku dari biro travel terkait dugaan Femas kabur. Namun pihak Berani Backpacker meminta dirinya bertanggung jawab atas kerugian yang dialami biro travel.
"Pihak travel Berani Backpacker atau apa namanya itu datang ke sini minta agar saya tanggung jawab. Saya juga heran, salah saya apa?" papar MT.
MT mengaku putranya tidak pernah bercerita ingin pergi ke Korea Selatan. Yang ia ketahui, Femas hanya berpamitan hendak pergi ke Surabaya.
Baca selengkapnya di sini.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Napi Lapas Banyuwangi Pesan Sabu, Janjikan Rp 500.000 ke Pengantar
Selanjutnya: Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga
Mungkin Anda suka
- Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android
- Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Waktu Dekat
- Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
- KPK Dalami Tujuan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
- China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS
- Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK
- PayLater Bukan Uang Tambahan, Waspadai Risiko di Baliknya
- Santriwati Cabut Pengakuan Dihamili Kiai Pekalongan, Ini Fakta Baru Kasus Padang Ati
- Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan