CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal
Waktu:2026-07-30 06:48:50 Sumber:OtomotifDibaca (143)

TANIMBAR, KOMPAS.com – Operator Proyek Abadi LNG Blok Masela, INPEX Corporation, memastikan pengembangan proyek gas tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Chief Executive Officer (CEO) INPEX Takayuki Ueda mengatakan, berbagai hasil kajian menunjukkan Proyek Abadi LNG Blok Masela akan memberikan dampak ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
"Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," kata Ueda saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Menurut dia, manfaat tersebut menjadi salah satu tujuan utama pengembangan proyek yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.
Selain memperkuat pasokan energi nasional, proyek bernilai sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp 300–330 triliun itu diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Maluku.
Ueda mengatakan, INPEX juga berharap Blok Masela menjadi simbol kemajuan melalui kerja sama erat antara Indonesia dan Jepang.
"Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," ujarnya.
Ia menambahkan, INPEX berkomitmen mengembangkan proyek tersebut dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di sektor energi.
"Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal," kata dia.
Pemerintah sebelumnya memproyeksikan pengembangan Proyek Abadi LNG Blok Masela mampu menyerap hingga 12.000 tenaga kerja pada fase konstruksi, dengan sekitar 30 persen di antaranya berasal dari Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kajian LPEM FEB UI juga memperkirakan proyek ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan PDB nasional, penerimaan negara, hingga penurunan tingkat kemiskinan di kawasan sekitar proyek.
Sebelumnya: Susah Dapatkan Solar, Keluhan Pengemudi Angkutan di Sumatera: Rasanya Perih, Sudah Tak Sanggup Lagi
Selanjutnya: Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah
Mungkin Anda suka
- Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
- Katak Australia Punya Trik Visual Unik untuk Kelabui Predator
- Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
- "Tolong Dikembalikan, Saya Khilaf", Kisah Maling Motor di Ponorogo yang Pulangkan Hasil Curiannya
- Pria di China Kaget, Meja Makan Retak di Rumahnya Ternyata Benda Bersejarah Dinasti Qing
- Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
- Pigai Bantah Pernah Minta Masyarakat Belanja Rp 1 Juta per Bulan di Kopdes
- Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
- Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan