Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur
Waktu:2026-07-30 06:46:25 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Indomobil eMotor Indomobil eMotor Tyranno X
"Kami senang dengan keputusan pemerintah mengeluarkan motor listrik. Artinya pemerintah serius dalam pengembangan motor listrik di Indonesia, khususnya perhatian pengembangan infrastruktur elektrifikasi roda dua di Indonesia," ujar Pius kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, dorongan langsung dari pemerintah pusat sangat krusial untuk mempercepat ketersediaan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian daya maupun penukaran baterai yang tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.
Mendorong Iklim Industri yang Sehat dan Kompetitif
Kehadiran motor listrik nasional juga diharapkan tidak hanya sekadar menjadi wacana, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekosistem bisnis roda dua yang dinamis dan berdaya saing tinggi.
Pius berharap, keseriusan pemerintah dalam mengawal regulasi dan ekosistem kendaraan listrik dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi seluruh produsen.
"Harapan kami dengan keseriusan pemerintah terhadap industri kendaraan listrik khususnya roda dua, dapat meningkatkan iklim industri motor listrik yang sehat dan kompetitif," kata Pius.
Kesiapan Jaringan Dealer dan Lokalisasi TKDN
Menghadapi persaingan dan potensi pertumbuhan pasar yang semakin masif, Indomobil eMotor mengaku telah menyiapkan fondasi bisnis yang solid, mulai dari lini produksi hingga layanan purna jual (aftersales).
Sebagai salah satu pemain utama di pasar roda dua ramah lingkungan, Indomobil eMotor memperkuat komitmennya lewat penguatan konten lokal serta perluasan jaringan ke konsumen di berbagai wilayah.
"Indomobil eMotor, saat ini fokus pada pengembangan dan layanan produk serta purna jual," tutur Pius.
Ia membeberkan bahwa saat ini Indomobil eMotor telah memiliki 155 jaringan diler resmi yang siap melayani penjualan hingga perawatan purna jual di seluruh Indonesia.
Selain itu, lini produk yang dipasarkan juga telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) rata-rata mencapai 50 persen.
Sebelumnya: Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus
Selanjutnya: Nobar Final Piala Dunia di Lapangan Banteng Membludak, Penonton Saling Dorong
Mungkin Anda suka
- Menteri Bahlil Sebut Stok BBM di Sumut Ada, Cuma Sopir yang Mogok
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu
- Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
- Hasil Piala AFF Wanita 2026: Indonesia Runner up Grup B Usai Ditahan Kamboja 1-1
- AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing
- Ada Konser Akbar di Monas, 13 KA Keberangkatan Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
- Massa Demo Bubar, Jalan Medan Merdeka Arah Gambir Jakpus Kembali Dibuka
- KDMP Bukit Gado-gado Diklaim Strategis Meski Berada di Tanjakan dan Minim Lahan Parkir
- Pencarian Hari Ke-empat Belum Membuahkan Hasil, 25 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang