Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
Waktu:2026-09-13 09:57:12 Sumber:WisataDibaca (143)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian nasional. Ia menyatakan, langkah Pemerintah Indonesia dalam memperkuat koperasi bukan berarti akan memperlemah unsur ekonomi lainnya.
"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!" ujar Prabowo dalam acara Puncak Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu .
Prabowo meyakini Indonesia bisa tumbuh kuat di semua lini. Ia percaya Indonesia mampu bangkit menjadi negara yang mandiri.
"Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyentil pihak-pihak yang masih ragu dengan masa depan bangsa. Ia bahkan mempersilakan mereka yang memandang masa depan Indonesia suram untuk mencari negara lain sebagai tempat tinggal.
"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," ucap Prabowo.
Simak juga Video Prabowo Puji Kabinet Merah Putih: Putra-putri Terbaik Indonesia
[Gambas:Video 20detik]
Selanjutnya: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu
Mungkin Anda suka
- PPh 0 Persen di PFII Tetap Kena Aturan Pajak Global? Ini Kata Anak Buah Purbaya
- Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi Sampai Malam
- Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
- Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional
- KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
- Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
- Dituding Mangkrak, Manajemen LRT City Pastikan Proyek Berlanjut, Pendanaan Masih Dicari
- Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi
- Tren Taktik Low Block di Piala Dunia 2026, Tembakan Jauh Jadi Solusi