Alat Berat Diturunkan untuk Evakuasi Korban Ledakan Perumahan di Medan
Waktu:2026-09-13 09:57:12 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Polisi menyebut ada empat orang yang diduga terjebak usai ledakan di rumah mewah yang berada di perumahan elite Grand Polonia Medan, Sumatera Utara . Alat berat diturunkan untuk mengevakuasi para korban.
Dilansir detikSumut, Senin , di lokasi terlihat ada sejumlah alat berat dikerahkan. Beberapa alat berat itu adalah mobil crane dan ekskavator.
Alat berat itu tampak tengah membersihkan puing-puing rumah yang berserakan di jalan. Selain itu, alat berat juga tengah membersihkan material yang menutupi akses ke dalam rumah mewah berlantai 3 itu.
Terlihat ada sejumlah personel Basarnas yang sudah bersiaga di lokasi. Ada juga beberapa personel kepolisian. Hingga malam ini, proses evakuasi masih dilakukan. Sejumlah petugas, baik dari Basarnas dan kepolisian masih berada di lokasi.
Sebelumnya, polisi menyebut ada enam orang yang diduga berada di dalam rumah mewah bernomor 3B yang menjadi lokasi ledakan. Dua di antaranya telah dievakuasi.
"Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.
Baca selengkapnya di sini.
Sebelumnya: Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
Selanjutnya: Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
Mungkin Anda suka
- PT Inhutani I Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga S1
- Ciputra Gandeng Singapore Medical Group, Hadirkan Cancer Center
- Barcelona Jadikan Bomber Al Nassr Opsi Cadangan jika Gagal Gaet Julian Alvarez
- Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap
- Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
- Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor
- Mitos Piala Dunia Dongkrak Ekonomi, Benar atau Tidak?
- Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan
- Eks Kepala PPATK Nilai Indikasi TPPU di Kasus Febrie Adriansyah Cukup Kuat