Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung
Waktu:2026-07-30 06:41:35 Sumber:BeritaDibaca (143)

Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, Depok, Jawa Barat . Mencegah kebakaran terulang, Pemerintah Kota Depok meminta pemadam kebakaran untuk rutin menyiram TPA dua kali dalam sehari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok Reni Siti mengatakan kondisi TPA Cipayung saat ini kelebihan beban. Saat ini ada 2,9 juta ton sampah di TPA Cipayung.
"Masih, kalau overload masih, bisa dilihat kan kondisinya. Kita sekarang ini ada 2,9 juta ton sampah yang ada di lingkungan TPA, ya berarti kan memang sehari kita timbulan yang dibuang ke TPA itu kurang lebih sekitar 900 sampai 1.000 ton," ujar Reni kepada wartawan, Kamis .
Reni mengatakan TPA yang kelebihan beban tersebut perlu diantisipasi. Oleh karena itu, ia meminta damkar untuk menyirami TPA dua kali dalam sehari untuk mengantisipasi cuaca panas.
"Nah, ini yang harus kita antisipasi nih ke depan setelah kejadian ini. Makanya nanti ada beberapa hal. Di sini sendiri tadi saya sudah minta tolong ke damkar yang ada di lokasi sini supaya satu hari itu minimal dua kali penyiraman untuk antisipasi karena memang cuaca kan sedang panas, ya," ungkapnya.
"Jadi satu hari dua kali penyiraman ya Pak UPT, minta tolong, nah, itu juga. Dan hari ini kami minta ini tetap disiram sampai pagi," tambahnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB. Titik api berasal dari timbunan bawah sampah.
"Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30 WIB, ya. Dari bawah kayaknya ," ucapnya.
Reni mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas damkar melokalisir agar api tidak menyebar.
"Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar," ungkapnya.
Reni mengatakan per pukul 22.52 WIB api telah padam. Saat ini damkar masih melakukan pendinginan agar tidak timbul percikan api.
"Alhamdulillah sekarang sudah padam, tapi sekarang sedang proses pendinginan, supaya tidak ada percikan api lagi nih, karena pemicunya berarti kan ada. Nanti terus akan kita siram supaya semakin dingin, semakin padam lagi. Karena di dalamnya kita kan enggak tahu ada apa," ungkapnya.
Mungkin Anda suka
- Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis
- Argentina Libur Nasional Usai Messi Dkk Gagal Juara Piala Dunia
- Curhat Lautaro Martinez Usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
- Jajal BYD M6 DM PHEV di Jalur Tanjakan Jabar, Ini Hasilnya
- Promo Weekend Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Popok Balita Diskon 45 Persen
- RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
- Viral Pemotor Tak Pakai Helm Nyelonong Masuk Tol Jagorawi
- Mantan Perawat Jepang Diduga Bunuh Pasien dengan Mencampurkan Feses ke Infus
- Disekap Pacar, Wanita di Bekasi Alami Luka-luka di Wajah dan Tangan