Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
Waktu:2026-09-13 07:10:05 Sumber:BeritaDibaca (143)

"Jadi setiap pandangan dari manapun itu baik untuk kita akomodasi kita jadikan inspirasi dan kita tindaklanjuti dalam sidang-sidang komisi nanti bisa jadi dijadikan rekomendasi," kata dia.
Dia juga membenarkan ada masukan yang meminta agar Ketum PBNU tidak merangkap jabatan politik.
Namun, keputusan ini akan diputuskan dalam kesepakatan di muktamar.
"Selebihnya nanti tergantung muktamirin apakah mau mengambil keputusan yang baru atau mempertahankan yang lama atau kemudian diputuskan tapi berlaku pada muktamar yang akan datang, semuanya itu bergantung pada kesepakatan nanti di muktamar," kata Gus Ipul.
Gus Ipul pun meyakini bahwa NU tidak kekurangan kader untuk menjadi ketua umum
"Dan ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan apakah muktamirin ingin memilih yang lama atau yang baru ya kan, yang lama atau yang baru ada itu biasa di dalam muktamar," tutur dia.
Ia pun mengungkapkan sudah ada sejumlah nama yang digadang-gadang masuk bursa calon ketum PBNU pada muktamar mendatang.
"Kalau calon-calon yang sudah disebut-sebut itu, ada Gus Salam Sohib, Ada Gus Yusuf Chudori, ada Kiai Zulfa Mustafa, ada Gus Kikin, ada Gus Yahya sendiri dan Prof Nasaruddin. Jadi tergantung nanti. Saya kira itu adalah kader-kader yang terbaik," ujar Gus Ipul.
Ketum PBNU yang fresh
Sebelumnya, Ketum PKB, Cak Imin menegaskan bahwa PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar atau fresh.
Alasannya, Cak Imin
"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.
Sebelumnya: Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut
Selanjutnya: Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
Mungkin Anda suka
- BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
- Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib
- Cara Memilih Produk Vitamin C yang Tepat untuk Kulit Wajah
- Owen Rahadiyan Mundur dari Jabatan Manajer Persipura Jayapura
- Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
- Legislator Nilai Pencegahan Karhutla Masih Belum Optimal`
- IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,10 Persen ke 6.108, Rupiah Ikut Menguat
- BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
- LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal