Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi
Waktu:2026-09-13 07:31:37 Sumber:BisnisDibaca (143)

Kericuhan pecah di Buenos Aires, ibu kota Argentina, menyusul kekalahan timnas sepak bola negara tersebut dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026. Para suporter bola terlibat bentrokan sengit dengan para personel kepolisian di jalanan Buenos Aires, yang berujung penangkapan belasan orang.
Ribuan orang berkumpul di jalanan ibu kota Argentina untuk menghadiri nonton bareng pertandingan final Piala Dunia pada Minggu . Mereka berharap dapat melihat Lionel Messi dan rekan-rekannya mempertahankan trofi Piala Dunia, namun ternyata mereka harus menelan kekecewaan mendalam.
Timnas Argentina kalah dari Spanyol dengan skor 0-1 dalam pertandingan final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat .
Suasana di Buenos Aires, yang berpenduduk 3 juta jiwa, seperti dilansir Mirror.co.uk dan The Sun, Senin , sebenarnya berlangsung cukup kondusif, sebelum kerusuhan pecah antara polisi yang menjaga keamanan dan suporter bola yang kecewa pada Minggu malam, sekitar pukul 23.45 waktu setempat.
Laporan surat kabar Argentina, Infobae, menyebutkan bahwa bentrokan terjadi di sekitar Obelisk, monumen nasional yang menjadi lokasi acara-acara penting, ketika sekelompok suporter bola berusaha menerobos pagar barikade yang dipasang untuk melindungi monumen setinggi 67,5 meter tersebut.
Kekacauan kemudian berlangsung selama 20 menit, sebut Infobae dalam laporannya, menyusul aksi "sekelompok besar" orang yang mulai melemparkan botol-botol kaca dan benda-benda lainnya ke arah para polisi.
Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan orang yang marah.
Infobae melaporkan bahwa "setidaknya" 15 orang telah ditangkap oleh polisi terkait kerusuhan di Buenos Aires tersebut.
Beberapa warga sipil dan personel kepolisian dilaporkan luka-luka akibat bentrokan yang terjadi, namun kondisi para korban luka tidak diketahui secara jelas.
Dilaporkan media-media lokal bahwa setidaknya tujuh polisi mengalami luka parah dalam bentrokan tersebut. Sedangkan beberapa orang lainnya, termasuk seorang pria yang ditendang di bagian wajah oleh salah satu perusuh, mengalami luka-luka.
Bentrokan mereda ketika para personel kepolisian bergerak maju dari ruas Jalan Corrientes ke Jalan Belgrano dan terus bergerak ke selatan melalui area kota, yang membuat kerumunan orang yang memenuhi area-area tersebut bergerak mundur.
Foto-foto yang dipublikasikan oleh media menunjukkan puing-puing berserakan di jalanan ibu kota Argentina. Salah satu foto menampilkan polisi antihuru-hara yang membawa tameng dan pentungan menyerbu jalanan yang dipenuhi puing-puing tersebut.
Sebuah foto lainnya menunjukkan seorang polisi sedang menendang seorang suporter Argentina yang tergeletak di atas jalanan.
Lihat juga Video 'Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Fansnya Rusuh di Buenos Aires':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi
Selanjutnya: Rp 715 Miliar Dana Pensiun PNS Malaysia Nyangkut di eFishery, Pengelola Tempuh Segala Cara
Mungkin Anda suka
- 5 Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil
- Bamsoet Dorong Tarung Derajat Jadi Pilar Ketahanan Mental Generasi Muda
- PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
- Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Bali Ditangkap di Soetta!
- Bertemu Kajati, Kapolda Riau Tegaskan Polri-TNI-Jaksa Solid
- Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Ada Perubahan Daftar Penerima
- Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan
- Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
- Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater