Hadapi Kekeringan Dampak El Nino, Cak Imin Singgung Pola Irigasi dan Kesehatan
Waktu:2026-07-30 06:55:11 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyoroti fenomena kekeringan akibat El Nino yang mulai dirasakan di berbagai wilayah Indonesia.
Hal itu disampaikan Cak Imin di sela kunjungannya ke Pelatihan Relawan Tanggap Bencana Sigap Bangsa di Pusdiklat BNPB Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Cak Imin, dampak El Nino tak hanya dirasakan di Indonesia dan Asia, tetapi juga melanda Eropa dan Amerika dengan suhu panas yang melebihi tahun-tahun sebelumnya.
"El Nino ini telah kita rasakan bukan hanya di Indonesia atau Asia, bahkan di Eropa dan Amerika juga mengalami kekeringan yang panas yang melebihi setiap sebelumnya," ujar Menko yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Dia menekankan, kondisi tersebut harus diantisipasi dengan pola irigasi yang memadai, terutama di sektor pangan.
Tak hanya itu, Cak Imin menyebut bahwa aspek kesehatan turut menjadi perhatian dalam menghadapi kekeringan akibat El Nino.
"Antisipasinya harus juga pada aspek kesehatan, kesehatan ini juga akan ada waspada untuk menghadapi El Nino hingga September," katanya.
Cak Imin memperkirakan, dampak El Nino masih akan berlangsung hingga September mendatang. Karena itu, kewaspadaan perlu terus dijaga dalam kurun waktu tersebut.
Dia menegaskan, antisipasi kekeringan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama antara masyarakat, pemerintah daerah, hingga Kementerian Pertanian.
"Kekeringan ya tentu masyarakat dan pemerintah daerah juga Kementerian Pertanian," ujarnya, saat ditanya soal pihak yang perlu dilibatkan dalam mengantisipasi kekeringan.
Cak Imin juga memastikan, tim penanggulangan bencana yang telah dibentuk siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan, termasuk untuk menghadapi ancaman kekeringan.
"Pasti, harus, tim ini siap setiap saat," pungkasnya.
Sebelumnya: Mahalnya Biaya Rente Modernisasi Pabrik Gula
Selanjutnya: Deretan Aksi Rasisme di Piala Dunia 2026, Suporter hingga Pemain Jadi Korban
Mungkin Anda suka
- Dari Rocafonda ke Final Piala Dunia 2026, Nama Lamine Yamal Simpan Kisah Haru
- Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi
- Pengemudi Ojek Ditembak Maling Motor Saat Coba Tangkap Pelaku di Matraman Jaktim
- Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
- Rekap Hasil Japan Open 2026: 4 Wakil Indonesia Maju ke Perempat Final
- Barcelona Jadikan Bomber Al Nassr Opsi Cadangan jika Gagal Gaet Julian Alvarez
- KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
- Lalin Cakung Jaktim Arah Cilincing dan Bekasi Macet Pagi Ini
- Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026