Karhutla 5 Hektare di Kubu Raya, Satgas Berjibaku Padamkan Api Dekat Bandara Supadio
Waktu:2026-07-30 06:42:33 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Selain pengerahan personel darat, Satgas Dalkarhutla juga mengoperasikan patroli udara untuk memantau perkembangan titik api sekaligus menentukan strategi penanganan yang lebih efektif.
Petugas akan tetap bersiaga hingga api benar-benar padam dan tidak berpotensi menyala kembali.
Yudho menerangkan, pada hari yang sama tim Manggala Agni menangani dua lokasi kebakaran, yakni di Desa Mekar Sari dan Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya.
“Tim Manggala Agni terus berupaya melokalisir area terbakar agar api tidak meluas, mengingat lokasi tersebut berada di sekitar jalur aktivitas penerbangan Bandara Supadio Pontianak,” ujar Yudho.
Kendala pemadaman di lapangan
Ia mengungkapkan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama minimnya sumber air serta perubahan arah angin yang sulit diprediksi.
Karena itu, seluruh personel diminta tetap bekerja sesuai prosedur operasi standar (SOP) dengan mengutamakan keselamatan.
Sebelumnya, Manggala Agni juga telah memadamkan dua kejadian karhutla di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, dengan total luas lahan terbakar sekitar 4,5 hektare.
Yudho menambahkan, upaya pencegahan karhutla telah dilakukan sejak April 2026 melalui sosialisasi kepada masyarakat, pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta patroli rutin dan patroli mandiri untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
Sebagai penguatan pencegahan, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan akan menggelar patroli terpadu bersama TNI, Polri, MPA, dan para pemangku kepentingan lainnya mulai Juli hingga September 2026.
“Melalui patroli terpadu ini, kami berharap potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sedini mungkin,” ucap Yudho.
Membuka lahan dengan cara dibakar
Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah II Pontianak Sahat Irawan Manik terus memperkuat koordinasi dengan BPBD Kalbar, Polda Kalbar, Kodam XII/Tanjungpura, dan instansi terkait untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif.
Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.
“Peran aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menekan karhutla selama musim kemarau,” jelas Sahat.
Sebelumnya: Terbitkan 3 Sprindik Baru, Ini Kata Kejagung soal Status Tersangka Febrie Adriansyah
Selanjutnya: Dugaan Pemerasan Rp 1 Miliar ke Armuji, KORMI Surabaya Mediasi dengan Dispora Jatim
Mungkin Anda suka
- Unggahan Instagram Pertama Messi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
- Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
- Marinus Gea Dorong Unias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila
- Legenda Inggris Geoff Hurst Sebut Harry Kane Penyerang Terhebat Sepanjang Sejarah
- Kemeriahan Pelajar dan Emak-emak Sambut Kedatangan Prabowo di Malang
- Jaringan Judi Online Terungkap di Purwakarta Libatkan WNA, Omzet Capai Rp 96 Miliar
- SD-SMP di Brebes Kekurangan Siswa, Ada yang Hanya Dapat 3 Murid Baru
- 3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Senpi Diamankan
- Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie