Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Waktu:2026-09-13 07:33:06 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Kecelakaan motor vs truk di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan tiga anak meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026) malam.
Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 WITA di Jalan Raya Dusun Lingkuk Kudung, Desa Mantang, Kecamatan Batukliang.
Berdasarkan informasi awal, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai anak dengan berboncengan tiga orang melaju dari arah barat. Pada saat yang sama, sebuah truk ekspedisi berwarna hijau datang dari arah timur hingga terjadi tabrakan.
Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Kasi Humas Polres Lombok Tengah IPTU Brata Kusnadi membenarkan adanya kecelakaan motor vs truk yang menewaskan tiga orang tersebut.
Ia menjelaskan, tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial D, P, dan D, yang merupakan warga Desa Pajangan, Kecamatan Kopang.
"Korban meninggal dunia tiga orang. Salah satunya meninggal di rumah sakit, sementara lainnya meninggal di tempat kejadian," ujar Brata, Minggu (19/7/2026), dilansir dari TribunLombok.
Sopir Truk Diamankan, Penyebab Kecelakaan Diselidiki
Brata menegaskan, truk ekspedisi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut beserta sopirnya telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
"Bukan tabrak lari. Kendaraan truk ekspedisi warna hijau tersebut sudah diamankan di Polres," tegasnya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan motor vs truk di Lombok Tengah tersebut, termasuk meminta keterangan para saksi di lokasi kejadian.
Brata juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih disiplin dalam berlalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa.
"Himbauan kami kepada seluruh warga masyarakat yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dalam berlalu lintas tentunya kita sangat mengharapkan kesadaran atau disiplin. Mohon agar kecepatan diperhatikan sehingga bila terjadi accident, kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Aturan lain perlu dipatuhi demi menjaga keselamatan diri dan orang lain," pungkasnya.
Sebelumnya: Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
Selanjutnya: Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, 2 Tersangka Diperiksa Polda NTB
Mungkin Anda suka
- MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri
- Pemobil di Chili Tabrak Kerumunan Festival, 6 Orang Tewas
- Pemkot Depok Akan Revitalisasi Angkot Tak Layak, Awasi yang Lintas Wilayah
- Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
- 6,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026
- Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah dengan Hati-hati
- Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
- Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
- Anjing Husky di Babelan Bekasi Diduga Dibacok, Polisi Turunkan K9 Cari Pelaku