Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai
Waktu:2026-09-13 10:13:09 Sumber:HiburanDibaca (143)

Perselisihan panas hingga viral di medsos antara pemilik usaha Sintya Tailor dan pelanggannya, RHW, di Badung, Bali, berakhir damai. Kedua pihak dipertemukan di kantor polisi untuk mediasi.
Dilansir detikBali, Senin , mediasi digelar di Polsek Abiansemal pada Minggu sore. Dalam pertemuan tersebut, pemilik Sintya Tailor, Ni Made Tiadnyani alias Bu Sintya, dan RHW menjelaskan duduk perkara kejadian itu.
Keduanya sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan. Mereka sudah membuat surat pernyataan dan tidak melanjutkan persoalan itu ke ranah hukum.
Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nengah Sona, mengatakan pihaknya memfasilitasi kedua pihak untuk bertemu dan mediasi. Dia menyebutkan keduanya memilih berdamai.
Sebelum mediasi, Tiadnyani juga meminta maaf melalui akun Facebook pribadinya. Klarifikasi itu disampaikan setelah video dirinya terlibat cekcok dengan pelanggan hingga melontarkan kalimat hinaan bermuatan suku, agama, ras, antargolonggan viral di media sosial.
"Tiang minta maaf dan ampura sareng semeton sareng sami kalau ada salah dengan pelanggan. Tiang tidak pernah mengejek dan menghina sesama orang Bali maupun orang luar Bali sedunia se-Indonesia," tulis Tiadnyani.
Simak selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Gadis ABG di Jayapura Cekcok dengan Ibu Angkat Berujung Tewas Dibakar
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
Selanjutnya: Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030, Ini Isinya
Mungkin Anda suka
- Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng
- Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
- Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
- PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air
- Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Telur Cokelat dan Telur Putih
- Pasar Rakyat-Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni
- Yusril Tak Berharap KPK Ambil Alih Kasus Febrie, Minta Kejagung Profesional
- Detik-detik Anak Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Kenali Mobil Orangtua dari Video Medsos
- Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen