Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman
Waktu:2026-09-13 07:08:38 Sumber:BisnisDibaca (143)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak . Menurut dia, pembangunan RPTRA ke depan akan lebih difokuskan di kawasan permukiman agar mudah dijangkau warga.
"Untuk RPTRA di Jakarta ini yang terakhir sudah kita bangun kembali 324 RPTRA. Jadi kita terus akan melanjutkan," kata Pramono setelah menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin .
Pramono mengatakan konsep pembangunan RPTRA juga akan disesuaikan. Menurut dia, Pemprov DKI tak lagi berfokus membangun RPTRA berukuran besar, melainkan memanfaatkan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang tersedia di lingkungan warga.
"Seperti yang berulang kali saya sampaikan, untuk RPTRA tidak lagi dengan konsep yang besar-besar, tetapi apa pun, terutama kalau kemudian ada fasos-fasum yang bisa dibuat untuk RPTRA, saya mendorong untuk segera dilakukan itu," ujarnya.
Ia menilai penambahan ruang bermain menjadi kebutuhan bagi Jakarta sebagai kota yang ramah anak. Karena itu, Pemprov DKI akan terus memperbanyak ruang terbuka yang aman dan nyaman untuk dimanfaatkan masyarakat.
"Karena bagi saya Jakarta ingin ruang bermainnya lebih banyak, lebih hijau, lebih nyaman, lebih aman, dan bagi siapa pun bisa memanfaatkan itu," imbuhnya.
Lihat juga Video: Momen Pramono Resmikan Renovasi RPTRA Rasamala Jaksel
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
Selanjutnya: Sudah Gratis Seragam dan Sepatu, SD Negeri di Demak Ini Cuma Dapat 3 Murid
Mungkin Anda suka
- Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
- Ketua Komisi III DPR Dengar Info Ada Bunker Lain di Kasus Febrie Adriansyah
- Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Waktu Dekat
- Viral Meteor Melintas di Langit Tol JORR Jaktim, BRIN Beri Penjelasan
- Bahlil Akan Bikin Aturan, Akomodasi Putusan MK soal Izin Tambang untuk Ormas
- Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan
- KPK Sebut Bupati Sukoharjo Ancam Mutasi Anak Buah yang Tak Mau Setor Duit
- KPK Akui Diundang Polisi Koordinasi-Supervisi Terkait 3 Kasus Korupsi
- Polisi Selidiki Ledakan di Grand Polonia Medan, Diduga Akibat Pipa Gas Bocor