Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
Waktu:2026-07-30 05:55:57 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Curah hujan yang berkurang drastis imbas kemarau mengakibatkan debit Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa menyusut. Tinggi muka air di Bendung Katulampa menyentuh nol sentimeter sejak dua hari lalu.
"Untuk ketinggian TMA di Bendung Katulampa memang sejak dua hari kemarin ketinggiannya di nol sentimeter . Iya sampai sekarang masih bertahan di nol sentimeter," kata petugas Bendung Katulampa Subhan saat dihubungi detikcom, Jumat .
Menyusutnya debit air mengakibatkan batu-batu besar dasar Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa terlihat jelas. Sungai Ciliwung yang selalu tampak menyeramkan saat musim hujan, kini hanya tampak genangan-genangan kecil di bawah fondasi Bendung Katulampa.
"Betul, sampai kelihatan batu-batunya, ya saking menyusutnya ya. Kondisi TMA kan nol sentimeter, jadi sampai dasar sungai juga kelihatan," kata Subhan.
"Tapi memang di kondisi ini memang sedimentasi di dasar sungai juga jadi kelihatan, biasanya kita gotong royong, kerja bakti sama warga, sama komunitas, itu nanti mungkin akan diadakan, untuk mengangkat sedimennya, jadi kita gali," tambahnya.
Subhan mengatakan, kawasan hulu Sungai Ciliwung di Puncak Bogor tidak diguyur hujan sejak sekitar dua pekan. Kondisi ini mengakibatkan debit air yang mengalir ke Bendung Katulampa mengalami penyusutan.
"Kondisi ini memang dampak memasuki musim kemarau, dari bulan Juni itu kan hujannya memang sudah jarang-jarang, hujan juga kadang seminggu sekali, malah seminggu ini belum hujan nih," kata Subhan.
"Kalau di hulu nggak ada hujan sampai satu minggu, pastinya air menyusut juga ya yang mengalir ke bendung," lanjutnya.
Saat ini, kata Subhan, debit air di hulu Sungai Ciliwung diprioritaskan dialirkan ke Sungai Kali Baru, yang alirannya berada di samping Bendung Katulampa. Langkah ini dilakukan agar sungai tidak kering dan ekosistem sungai di Kali Baru tetap terjaga.
"Betul, jadi kalau kondisi seperti ini aliran air dari hulu, karena kondisinya menyusut kita utamakan agar mengalir ke saluran irigasi, jadi kita tetap penggelontoran air ke Kali Baru, ke saluran irigasi," kata Subhan.
"Kita ada penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai , jadi jangan sampai kering," imbuhnya.
Sebelumnya: Kenapa Konsumen Masih Saja Terjerat Rayuan Pengembang Nakal?
Selanjutnya: Harga Ethereum Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Ikuti Pasar Kripto
Mungkin Anda suka
- 4 Zodiak yang Disebut Paling Suka Mengatur, Scorpio Masuk Daftar
- KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
- Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
- Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
- Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming
- 4 Hari Bertahan di Laut, Bocah Korban KM Nurul Salsa Saksikan Ibunya Meninggal di Atas Pelampung
- Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil
- Ulah Bejat Pria di Riau Cabuli Bocah, Terbongkar Usai Kirim Foto Cabul
- MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?