Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
Waktu:2026-09-13 07:31:03 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Seorang pasien pria berinisial W kabur dari puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar , Sulawesi Barat , karena ingin menonton laga Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026. Pasien itu meninggalkan ruang perawatan dengan infus masih terpasang di tubuhnya.
"Iya, tapi katanya salah jadwal . Dia menduga pertandingan main awal tapi ternyata subuh. Dia bawa botol infus dibungkus sarung," kata Kepala Puskesmas Pambusuang, dr A Vita, dilansir detikSulsel, Kamis .
Pasien meninggalkan Puskesmas Pambusuang di Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Rabu , sekitar pukul 21.00 Wita. Pihak keluarga awalnya mengira pasien keluar ruang perawatan lantaran ingin ke toilet.
"Tidak ada yang tau kalau ternyata dia pulang jalan kaki, karena pakai sarung-sarung ji, keluarga yang menjaga menduga mau ke toilet," ungkapnya.
Menurut Vita, kaburnya pasien yang bekerja sebagai nelayan itu baru disadari petugas puskesmas ketika akan dilakukan pemberian obat. Pasien kembali ke puskesmas setelah dijemput petugas sekira pukul 23.00 Wita.
"Pas jadwal pemberian obat dicari. Tadi malam langsung dijemput kembali sama petugas perawat yang jaga, jam 11 malam kembali ke puskesmas," ujar Vita.
Baca selengkapnya di sini.
Sebelumnya: Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
Selanjutnya: Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 T
Mungkin Anda suka
- Sekolah Sepi vs Sekolah Antre: Pakar Ungkap Alasan Orangtua Pilih Sekolah Bukan Lagi Jarak
- Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
- Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih
- TPA Cipayung Depok Kebakaran, Api Menyala Besar
- Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT
- Viral Pria Lempar Helm ke Tetangga Terekam CCTV di Depok, Polisi Selidiki
- Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis
- Prabowo Banggakan Petani: Yang Bilang Beras Mahal, Ikut Tanam Padi Sendiri
- 2 Pengedar Tembakau Sintetis di Serang Gunakan Anak sebagai Kurir