Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan
Waktu:2026-09-13 09:41:20 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Dia menyampaikan, air bersih sudah minim sejak sebulan terakhir, tapi belakangan ini makin parah. Akibatnya, banyak warga harus beli air bersih.
"Untuk masak saja kita sulit. Kalau untuk mandi mungkin kita masih menahan diri bisa cari meski sedikit," katanya.
Dia berharap segera ada bantuan air bersih dari pemerintah.
Sebab, harga air bersih cukup mahal. Yakni, Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per tangki.
"Kalau bagi yang punya uang bisa beli. Tapi bagi yang kurang mampu terpaksa menunggu bantuan," ucapnya.
Warga lainnya, Alfian mengatakan, masjid di Desa Ambat tak lagi mendapatkan penyaluran air bersih. Pengurus masjid harus membeli air bersih untuk kebutuhan jemaah.
"Seminggu terakhir air semakin sulit. Di masjid sini sudah banyak beli," ucapnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Achmad Zainullah mengaku belum melakukan dropping air karena masih mendata daerah kekeringan.
"Kami masih proses pendataan, belum tuntas," ucapnya.
Dia menjelaskan, dropping air akan dilakukan setelah pendataan selesai. Data tersebut sebagai acuan BPBD untuk mengajukan anggaran penyaluran air bersih.
Total ada 76 desa tersebar di 13 kecamatan yang rawan terjadi kekeringan di Kabupaten Pamekasan. Empat kecamatan mengalami kering kritis, di antaranya di Kecamatan Waru, Batumarmar, Palengaan dan Kecamatan Pasean.
Sebelumnya: Sejak Kapan Manusia Mulai Bertato?
Selanjutnya: Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Lebih Sehat?
Mungkin Anda suka
- Thom Haye Sanjung Fasilitas Bali United Training Center, Singgung Punya Persib
- Blibli Gelar Promo 15 Tahun, Belanja Lebih Hemat Sesuai Kebutuhan
- Hasil Semifinal Japan Open 2026: Fajar/Fikri Melaju ke Final
- Konser Akbar Monas Berpotensi Picu Macet, Simak Jalur Alternatifnya
- Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
- Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
- Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana
- Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
- Pengelola SPBU di Lampung Barat Ditetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan BBM Subsidi Pertalite