Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
Waktu:2026-07-30 06:44:42 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Taiwan mengatakan bahwa mereka menolak keputusan Papua Nugini untuk menutup kantor perwakilannya di negara Pasifik Selatan tersebut. Sementara itu, China menyambut baik langkah Papua Nugini.
Dilansir AFP, Kamis , China mengklaim Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan menentang partisipasi pulau yang berpemerintahan sendiri itu dalam organisasi internasional dan pertukaran dengan negara lain.
Seperti banyak negara, PNG memiliki hubungan diplomatik formal dengan China, tetapi mengizinkan Taiwan untuk memiliki kantor perwakilan di ibu kota Port Moresby.
"Kementerian Luar Negeri menyampaikan protes keras terhadap ini, yang diambil tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan pihak kami," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan.
"Kantor perwakilan kami di Papua Nugini akan terus beroperasi seperti biasa dan, sesuai dengan peraturan yang relevan, melindungi kepentingan nasional kami dan menyediakan layanan yang diperlukan kepada warga negara kami," tambah pernyataan itu.
Menteri Luar Negeri PNG Justin Tkatchenko memposting di Facebook sebuah pernyataan dari kantornya yang mengumumkan "penghentian operasi segera" dan "penutupan resmi" Kantor Ekonomi Taipei.
Pernyataan tertanggal 15 Juli itu mengatakan keputusan tersebut menggarisbawahi "komitmen teguh pemerintah PNG untuk menghormati, menghargai, dan menjunjung tinggi One-China Policy yang menjadi landasan Papua Nugini".
Berbicara kepada AFP, Tkatchenko mengatakan Taipei telah diberitahu tentang keputusan untuk menutup kantor tersebut "beberapa minggu yang lalu". Ia juga mengatakan langkah tersebut tidak berdampak pada kontrak komersial antara CPC Corporation Taiwan dan eksportir gas alam cair PNG, PNG LNG.
"Kantor itu tidak memengaruhi bisnis dan kontrak mereka. Kantor itu tidak melakukan apa pun," kata Tkatchenko.
Kementerian Luar Negeri China mengatakan pihaknya "sangat menghargai" keputusan PNG untuk menutup kantor Taiwan.
"China siap untuk terus mendukung Papua Nugini secara tegas dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan inti masing-masing negara dan untuk bekerja sama dalam memajukan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam sebuah konferensi pers rutin.
Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan telah menghubungi "negara-negara yang sepaham untuk meminta perhatian dan dukungan dari komunitas internasional" dan sedang mempertimbangkan "langkah-langkah respons yang tepat".
Sebelumnya: Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
Selanjutnya: Kronologi 2 Anggota DPRD Riau Cekcok hingga Berujung Baku Hantam Massa Simpatisan
Mungkin Anda suka
- Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas
- Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
- Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau
- Bos Perusahaan Tewas di Hotel Mewah Jaksel Diduga Ada Masalah Sama Istri
- RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi
- Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur
- Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
- Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
- Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib