7 Rumah Rusak Buntut Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan
Waktu:2026-09-13 09:41:05 Sumber:BeritaDibaca (143)

Ledakan di kawasan perumahan elite Grand Polonia Medan, Sumatera Utara , mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Sebanyak tujuh rumah terdampak dari ledakan yang diduga dari pipa gas tersebut.
"Sumbernya dari salah satu rumah nomor 3B, tapi terdampak sekitar 6 sampai dengan 7 rumah," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dilansir detikSumut, Senin .
Calvijn mengatakan rumah yang terdampak itu berada di sekitar rumah yang menjadi sumber ledakan.
"Posisinya persis berada di depan rumah yang roboh ini," jelasnya.
Polisi menyebut ada enam orang yang diduga berada di dalam rumah mewah bernomor 3B yang menjadi lokasi ledakan. Dua di antaranya telah dievakuasi.
"Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," kata Calvijn.
Sementara empat orang lainnya yang diduga masih berada di dalam rumah. Sejauh ini, pihak kepolisian bersama sejumlah pihak lainnya masih berupaya mengevakuasi para korban.
Simak lengkapnya di sini.
Sebelumnya: United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan
Selanjutnya: Lepas 135 Karyawan Umrah, ParagonCorp Diapresiasi Menhaj
Mungkin Anda suka
- 4 Kepala Daerah Terjaring OTT Berasal dari Jateng, Apa Sebabnya?
- KPK soal Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Kasus Febrie: Progres Positif
- Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
- UAD Resmi DO Mahasiswa Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
- Pimpinan BGN Agustina Cerita Canda Prabowo soal Rambut yang Memutih
- Viral Burung Unta Berkeliaran di Jalanan Buahbatu Bandung Berhasil Dievakuasi, Ini Penyebabnya
- Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo
- AS Bombardir Iran 6 Jam, Teheran Balas Gempur Pangkalan Militer AS
- Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan