Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari
Waktu:2026-09-13 07:31:04 Sumber:PendidikanDibaca (143)

"Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung," kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).
Menurut Syahrul, selama proses perawatan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota ke jaringan distribusi PAM Jaya harus disesuaikan.
Akibatnya, sekitar 55.272 pelanggan berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara aliran air.
Adapun tujuh wilayah yang terdampak meliputi Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
PAM Jaya mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air sebelum pekerjaan dimulai serta menggunakan air secara bijak selama pasokan masih mengalami penyesuaian.
Sebagai langkah antisipasi, PAM Jaya juga menyiapkan distribusi air bersih gratis melalui mobil tangki bagi pelanggan rumah tangga maupun fasilitas pelayanan publik, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.
Pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih dapat menghubungi Call Center PAM Jaya di nomor 1500 223 untuk mengajukan permintaan pengiriman mobil tangki.
PAM Jaya memperkirakan pasokan air akan kembali normal secara bertahap mulai 23 Juli 2026.
Sebelumnya: Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi
Selanjutnya: Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen
Mungkin Anda suka
- Polisi Terluka Saat Amankan Terduga Pencuri Motor dari Amukan Massa di Bogor
- Mulai Hari Ini, Semua Jalur Stasiun Bogor Bisa Layani KRL 12 Gerbong
- Jadwal Piala Presiden Elite 2026 Mulai 25 Juli, Persib Vs Arema Jadi Laga Pembuka
- Lamine Yamal Rogoh Ratusan Miliar untuk Rumah Bekas Pique-Shakira
- 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
- Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
- Viral 2 Pekerja Migran Asal Agam Terikat Minta Dipulangkan dari Myanmar, BP3MI Tindak Lanjuti
- Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!
- Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar