Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi
Waktu:2026-09-13 07:32:21 Sumber:HiburanDibaca (143)

Korban AL rencananya akan bersekolah di SMP dekat dengan rumahnya di Desa Setiling, Lombok Tengah.
Sementara DV akan melanjutkan sekolah di MTs yang juga dekat dengan rumahnya di Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah.
Ditanya terkait kesiapannya masuk sekolah, DV mengaku siap untuk sekolah.
Tapi DV mengaku masih malu untuk bertemu teman-teman barunya di sekolah.
"Siap-siap aja, nulis sih bisa tapi malunya itu," kata DV sambil terus menunduk.
Bedah plastik
DV dan AL mengalami luka bakar berat akibat insiden kebakaran ponpes yang terjadi pada Desember 2025.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi mengatakan, korban DV masih harus menjalani 5 kali operasi. Sementara korban AL masih harus menjalani bedah plastik estetik.
"Kalau secara fungsional relatif sudah aman untuk AL, kalau untuk DV belum," kata Joko.
Perawatan selanjutnya akan dilaksanakan di RSUD NTB dan biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemprov NTB bersinergi dengan pemerintah pusat.
"Harapannya pola ini bisa berlaku ke korban korban lain nanti setelah kasus ini selesai. Jangan sampai ada kasus Al dan DV yang tidak mendapat rehabilitasi medis gara-gara tidak viral," kata Joko.
"Yang tidak viral harusnya tetap bisa terlayani, sistem ini yang sedang kita bangun di NTB dan Alhamdulillah gubernur juga sangat responsif terkait ini dan berjanji sistem bisa dijalankan ke depan," tambah Joko.
Sebelumnya: Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu
Selanjutnya: Astrolog Sebut 4 Zodiak yang Paling Beruntung di Akhir Juli 2026, Ada Leo
Mungkin Anda suka
- Kabar Baik dari MSCI, Perubahan Aturan Seleksi Dorong Peluang Saham RI Masuk Indeks Global
- Zendaya Dikritik Usai Diduga Gunakan Anting dari Artefak 3.000 Tahun Lalu
- Tanpa Messi, Timnas Argentina Pulang Usai Gagal Juarai Piala Dunia
- Shin Tae-yong Jawab Nasib Andritany dan Rumor Marselino Ferdinan
- 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
- Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran
- Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
- Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
- MTsN Asahan Tolak MBG, Bobby Nasution: SPPG-nya Perlu Dikoreksi