Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei
Waktu:2026-09-13 07:32:03 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Prosesi pemakaman pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah selesai. Kementerian Intelijen Iran memuji ramainya pelayat yang hadir, dan menyebut prosesi di Iran dan Irak tersebut sebagai janji baru terhadap cita-cita bangsa dan Poros Perlawanan.
Dilansir media Iran, Press TV, Sabtu , dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Sabtu , kementerian Iran tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada rakyat Iran dan Irak, otoritas agama, pemerintah negara-negara sahabat, dan delegasi dari seluruh dunia Islam atas partisipasi mereka dalam prosesi pemakaman itu.
Kementerian juga berterima kasih kepada para pelayat dari Lebanon, Pakistan, Afghanistan, Azerbaijan, Turki, Kashmir, India, Bahrain, dan negara-negara lain. Kementerian menggambarkan kehadiran mereka sebagai demonstrasi solidaritas yang abadi dengan negara tersebut.
"Pemakaman bersejarah tersebut mencerminkan kesetiaan dan kesadaran bangsa Islam dan memperbarui komitmennya terhadap cita-cita Islam," bunyi pernyataan kementerian tersebut.
Kementerian pun memuji prosesi yang diselenggarakan oleh suku-suku Irak dan lembaga-lembaga keagamaan. Dia mengatakan bahwa hal itu menyoroti ikatan abadi antara rakyat Iran dan Irak dan memperkuat jalan perlawanan.
"Kita memperbarui perjanjian darah dan perjuangan kita dengan Pemimpin Revolusi Islam dan akan tetap berada di garis depan pertempuran melawan Amerika Serikat yang kriminal dan rezim Zionis pembunuh anak-anak," imbuh pernyataan itu.
Ayatollah Khamenei gugur dalam serangan terkoordinasi AS-Israel di Teheran pada awal perang agresi 40 hari melawan Iran pada 28 Februari lalu.
Upacara penghormatan besar-besaran diadakan di Teheran, ibu kota Iran pada tanggal 5 dan 6 Juli lalu. Diikuti kemudian dengan prosesi pemakaman di kota Qom pada tanggal 7 Juli, kota Najaf dan Karbala di Irak pada tanggal 8 Juli, serta kota Mashhad pada tanggal 9 Juli, tempat Khamenei dimakamkan di Makam Imam Reza.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
Selanjutnya: Kebakaran di Pabrik Sandal Tangerang, 1 Pegawai Alami Sesak Napas
Mungkin Anda suka
- Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port
- Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
- Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pedro Porro Tepati Janji pada Sang Kakek
- Kebiasaan Duduk Lama Saat Scrolling Bisa Ganggu Fungsi Otak, Olahraga Jadi Penyeimbang
- Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
- Mbappe Lebih Pilih Final daripada Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
- Pemerintah Buka Opsi Penerima MBG Hanya dari Desil Bawah
- Netanyahu Dukung Argentina, Doakan Juara Piala Dunia Lagi
- TransNusa Terbang dari Bali ke Waingapu dan Wakatobi