Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
Waktu:2026-09-13 09:59:02 Sumber:WisataDibaca (143)

Melki mengatakan, kepercayaan menjadi tuan rumah PeSONas II 2026 merupakan kehormatan sekaligus amanah yang disambut Pemerintah Provinsi NTT dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.
Ia menegaskan, PeSONas II bukan sekadar ajang olahraga empat tahunan, melainkan momentum untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam membangun masyarakat yang inklusif.
"Ia adalah sebuah pernyataan bahwa Indonesia sedang bergerak menuju masyarakat yang inklusif. Yang melihat kemampuan sebelum melihat keterbatasan, yang membuka ruang sebelum memberi penilaian," kata Melki.
PeSONas II 2026 akan diikuti sedikitnya 23 provinsi, 908 atlet, 386 pelatih, dan mempertandingkan tujuh cabang olahraga di Kota Kupang.
Melki menegaskan, NTT ingin menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh peserta dan membuktikan bahwa inklusi tidak berhenti pada slogan.
"Kami di NTT mempersiapkan ini sebagai sebuah rumah, di mana semua tamu yang datang akan dihargai dan rumah yang memperlihatkan bahwa inklusi bukan sekadar slogan, tetapi akan kita buktikan dengan memperlakukan manusia sebagai sesama manusia," kata dia.
Sebelumnya: Pengiriman CPO dengan Kereta Api Naik 17,83 Persen pada Semester I
Selanjutnya: MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap
Mungkin Anda suka
- Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
- 5 Siswa SD di Surabaya Ciptakan Aplikasi Bahasa Isyarat hingga Juara IMPACT Fest 2026
- Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
- Janji Shin Tae-yong di Persija Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
- Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM
- Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
- WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI
- Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
- Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Senpi, Polda Aceh Sebut Motif Tekanan Ekonomi