Nenek di Pasuruan Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Kalung dan Gelang Raib
Waktu:2026-09-13 16:50:26 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Melihat kondisi korban yang bersimbah darah, Siti panik dan langsung berteriak meminta bantuan keluarga serta warga sekitar.
Setelah diperiksa lebih lanjut, pihak keluarga menyadari bahwa sejumlah perhiasan emas yang melekat di tubuh korban telah raib.
"Ada yang hilang, kalung sama gelang emas yang dipakai itu enggak ada," ungkap Siti.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi dan melakukan identifikasi awal terhadap jasad korban.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.
"Petugas dari Satuan Reskrim dan Inafis masih di lokasi kejadian untuk melengkapi penyelidikan," ujar Joko singkat.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi dan pihak keluarga guna mengungkap motif dan penyebab pasti kematian korban.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk diotopsi.
Sebelumnya: Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
Selanjutnya: Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi
Mungkin Anda suka
- Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
- Yusril: Kasus Febrie Adriansyah Tak Dibahas Prabowo di Sidang Kabinet
- "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
- Ketum KOI Harap Prestasi Anggie Intania Chalik Picu Kebangkitan Tinju Indonesia
- Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
- Populasi Ayam Tembus 8 Juta Ekor, Pemprov Jateng Pasarkan Produk Ternak ke Kalteng
- Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mentawai
- Daftar Harga Lengkap Motor Listrik VinFast di Indonesia
- Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan