Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong
Waktu:2026-07-30 06:46:10 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan tidak hanya memengaruhi performa mesin dan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan risiko rem blong.
Beban yang terlalu berat membuat sistem pengereman bekerja jauh lebih keras untuk menghentikan laju kendaraan.
Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mengatakan beban kendaraan yang terlalu berat membuat rem harus menyerap energi lebih besar ketika kendaraan melambat atau berhenti. Kondisi ini membuat suhu rem meningkat drastis.
"Kalau kendaraan overload, kerja rem jadi jauh lebih berat. Energi kinetik yang harus diubah jadi panas itu makin besar. Akibatnya rem cepat panas dan bisa mengalami brake fading," kata Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini.
VajiPatil/Flickr Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbung
Ia menjelaskan, brake fading terjadi ketika suhu komponen pengereman terlalu tinggi sehingga daya cengkeram kampas rem menurun.
Dalam kondisi tersebut, pedal rem masih diinjak, tetapi efek pengeremannya tidak lagi maksimal.
Menurut dia, kondisi ini kerap terjadi pada kendaraan yang dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas, terutama saat melintasi jalan menurun dengan penggunaan rem secara terus-menerus.
"Biasanya ditandai muncul bau gosong dari rem. Kalau sudah begitu, sebaiknya kendaraan segera istirahat supaya suhu rem turun dulu," ucapnya.
Lung Lung juga mengingatkan agar pengemudi tidak langsung menyiram air ke rem yang sedang panas. Perubahan suhu yang terjadi secara mendadak dapat merusak komponen pengereman.
"Kalau rem panas jangan langsung disiram air, karena material logamnya bisa kaget. Piringan rem bisa pecah atau bengkok," kata dia.
Untuk mengurangi risiko rem blong, pengemudi disarankan selalu mematuhi batas muatan yang ditetapkan pabrikan.
Selain itu, saat melewati turunan panjang sebaiknya memanfaatkan engine brake agar beban kerja rem berkurang dan suhu tetap terkendali.
Bagi kendaraan yang memang rutin digunakan membawa muatan berat, Lung Lung menyarankan pemilik mempertimbangkan peningkatan spesifikasi sistem pengereman agar lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan.
Sebelumnya: Ada Dugaan Motif Pembunuhan Dalam Temuan Kerangka Manusia di Sukabumi, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
Selanjutnya: Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat
Mungkin Anda suka
- Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor
- Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
- 2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi
- Bola Jadi Cermin Bangsa: ‘Sosiologi’ Final Piala Dunia 2026
- Kemensos Gandeng PKP Percepat Renovasi Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat
- Profil Timnas Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Argentina
- Inflasi AS Turun, Investor Kripto Pantau Bitcoin dan Ethereum
- Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk
- Timnas Putri Indonesia Melaju ke Final Piala AFF Putri 2026 Usai Taklukkan Singapura 2-0