Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
Waktu:2026-07-30 06:50:49 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Arab Saudi dan Houthi memanas! Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengancam akan menyerang fasilitas minyak dan infrastruktur lainnya di Arab Saudi, jika konflik meningkat antara kedua pihak. Ancaman ini dilontarkan beberapa hari setelah bandara di ibu kota Yaman, Sanaa yang dikuasai Houthi, menjadi target serangan udara.
"Semua fasilitas minyak dan instalasi vital Saudi adalah target rudal dan drone kami jika mereka terlibat dalam agresi skala penuh terhadap negara kami dan bergerak menuju eskalasi," kata pemimpin kelompok tersebut, Abdul Malik al-Houthi, dilansir kantor berita AFP, Jumat .
Sebelumnya pada hari Senin lalu, kelompok Houthi yang didukung Iran, menuduh Arab Saudi menggempur bandara Sanaa. Houthi kemudian membalas dengan melancarkan serangan rudal yang menargetkan bandara di Saudi.
Saling serang tersebut merupakan eskalasi paling signifikan antara kedua pihak sejak gencatan senjata tahun 2022.
Dalam pesan yang disiarkan televisi, al-Houthi juga mengancam bandara Riyadh sebagai tanggapan atas serangan lebih lanjut terhadap bandara Sanaa.
"Persamaannya adalah bandara untuk bandara, pelabuhan untuk pelabuhan, dan blokade untuk blokade," kata al-Houthi.
Pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi, mengatakan bahwa serangan hari Senin tersebut dilancarkan untuk mencegah pesawat Iran mendarat di Sanaa.
Selama lebih dari satu dekade, pesawat yang memasuki wilayah udara Yaman membutuhkan izin terlebih dahulu dari koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman, dan mengatakan bahwa mereka memberlakukan pembatasan tersebut atas permintaan pemerintah Yaman.
Kelompok Houthi dan Iran telah menantang pengaturan ini dengan mengatur penerbangan langsung dari Iran, yang membuat marah pemerintah Yaman dan pendukungnya, Saudi.
Pada hari Selasa, kelompok Houthi mengatakan mereka telah menembak jatuh drone pengintai yang dioperasikan Saudi.
Tonton juga video "Houthi Ancam akan Serang Fasilitas Krusial Milik Arab Saudi"
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
Selanjutnya: Pengacara Don Ritto Ungkap Uang Rp 67 Miliar yang Disita di Restoran untuk Proyek Pelabuhan
Mungkin Anda suka
- Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
- MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
- Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
- Hujan Deras Picu Banjir di Tapteng Sumut, 200 KK Terdampak
- Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
- KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami
- Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
- Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit Pohon
- Terungkap Modus Dugaan Penipuan Berkedok Tes TOEFL Saat MPLS di Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya