Reza Arap Bawa Bunga Matahari dan Baju Bergambar Lula Lahfah di Peluncuran Trailer Harusnya Horor
Waktu:2026-09-13 09:56:48 Sumber:BisnisDibaca (143)

Kreator konten Reza Arap Oktovian membawa satu bouquet bunga matahari dalam acara peluncuran trailer dan poster film Harusnya Horor di Plaza Senayan, Senin (20/7/2026).
Bunga matahari itu sebagai simbol penghormatan dan rasa sayangnya kepada mendiang Lula Lahfah.
Arap juga mengenakan kaus khusus bergambarkan Lula Lahfah dan bertuliskan Love.
"Menurutku, sejatinya ya ada spot tersendirilah. Ada spot sendiri di mana dia tuh selalu ada di sini," kata Arap.
Ia berharap penonton juga bisa memberikan spot tersendiri bagi mendiang Lula Lahfah.
Meski sudah tiada, Arap berharap penonton tetap menghargai karya terakhir dari Lula.
"Dan gue berharap nanti cita-citanya juga bisa ada spot tersendiri di setiap bioskop," ujar Arap.
Sebagai informasi, Harusnya Horor menjadi karya terakhir dari Lula Lahfah sebelum meninggal dunia pada 23 Januari 2026.
Film ini merupakan debut penyutradaraan Reza Arap Oktovian.
Harusnya Horor menampilkan sembilan member AAA Clan dari mulai Arap, Jot, Yuka, Garry, Niko Junius, Aloy, Bravy, Ibot, dan Tepe46.
Harusnya Horor akan tayang di bioskop pada 20 Agustus 2026.
Sebelumnya: Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
Selanjutnya: Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
Mungkin Anda suka
- Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG
- Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
- DPD Pastikan Aspirasi Daerah Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan
- Ditunjuk Jadi Direktur Sepakbola, "Misi Penebusan" Alfredo Vera di Persipura
- Kabar Baik dari MSCI, Perubahan Aturan Seleksi Dorong Peluang Saham RI Masuk Indeks Global
- Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
- KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
- Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
- Lu Punya Otak, Enggak?