Bukan Sekadar Pesta, Gawai Dayak Jadi Wujud Syukur atas Hasil Panen dan Berkah Hidup
Waktu:2026-09-13 07:32:29 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Ritual Adat Jadi Bagian Penting Gawai
Bernadus menjelaskan, esensi utama Gawai Dayak bukan sekadar panggung hiburan atau pesta.
Perayaan tersebut merupakan ungkapan syukur masyarakat Dayak atas hasil usaha, panen, dan keberkahan hidup yang telah dilalui selama setahun.
Karena itu, panitia memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan ritual adat agar nilai-nilai luhur warisan leluhur tetap terjaga.
Pada Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau tahun ini, Sub Suku Dayak Benawas dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ritual adat. Berbagai tahapan adat juga telah dipersiapkan sejak sekitar sebulan terakhir.
"Ritual adat merupakan bagian penting dari gawai. Kami terus berkoordinasi dengan Sub Suku Dayak Benawas dan seluruh rangkaian adat sudah berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan masyarakat adat dalam menyukseskan Gawai Dayak tahun ini," terangnya.
Gawai Digelar 21-25 Juli
Rangkaian Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau diawali dengan Misa Syukur Pembukaan yang digelar di Rumah Dinas Bupati Sekadau, Senin.
Selanjutnya, seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung di Rumah Betang Youth Center Sekadau pada 21-25 Juli 2026.
Panitia optimistis seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, serta berbagai paguyuban multietnis di daerah tersebut.
Usai misa syukur, panitia bersama Bupati Sekadau juga dijadwalkan meninjau lokasi pelaksanaan di Rumah Betang Youth Center untuk memastikan seluruh persiapan akhir menjelang pembukaan resmi.
Bernadus berharap Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau tidak hanya menjadi wadah pelestarian adat dan budaya Dayak, tetapi juga mempererat persatuan serta silaturahmi masyarakat di Kabupaten Sekadau.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Gawai Dayak XV Siap Digelar Besok Panitia Pastikan Ritual Adat Sub Suku Benawas Tetap Jadi Prioritas.
Sebelumnya: PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi
Selanjutnya: Polri Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Sepolwan di Lembang dan Ciputat
Mungkin Anda suka
- Prakiraan BMKG: 15 Provinsi Dilanda Hujan Lebat Besok 19 Juli 2026
- Kekeringan Meluas di Karawang, Enam Desa Terdampak, BPBD Salurkan 152.000 Liter Air Bersih
- Trump Ancam Bredel Stasiun TV yang Tak Siarkan Pidatonya
- Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China
- Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
- Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat
- Komdigi Temukan Modus Kecurangan Registrasi Kartu SIM Biometrik
- Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung