Harga Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite Melonjak 9,4 Persen
Waktu:2026-09-13 07:31:34 Sumber:OtomotifDibaca (143)

PT Pertamina Patra Niaga mengungkap terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat dari BBM non-subsidi ke subsidi.
Konsumsi Pertamax series tercatat naik 18 persen sejak dilakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi.
Pada 18 April 2026, Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo, kemudian pada 10 Juni 2026 menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green 95.
"Jadi hampir 5 persen komposisi BBM gasoline itu sudah bergeser kepada BBM PSO," kata dia.
Lonjakan permintaan juga berdampak pada konsumsi produk gasoil atau solar subsidi.
Kondisi ini didukung pula oleh sejumlah kendaraan yang didominasi sektor industri mulai mengisi Biosolar di SPBU.
Secara volume, penyaluran Biosolar pada Juli 2026 meningkat sekitar 13,9 persen.
KOMPAS.com/FATHAN Pantauan SPBU Bogor: Pertamax Kosong, Antrean Pertalite Mengular
Pada komposisi penjualan gasoil, Biosolar tercatat meningkat 1,5 persen.
Eko bilang lonjakan permintaan BBM subsidi terjadi di sejumlah wilayah.
Kondisi itu membuat Pertamina menyesuaikan operasional untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan stok di seluruh SPBU.
"Ini membuat perubahan operasi dari Pertamina Patra Niaga untuk bisa meng-cover atau mem-build up stock di semua jaringan lembaga penyalur kita, khususnya SPBU," kata dia.
Sebelumnya: 20 Negara dengan Kekayaan Rata-rata Penduduk Tertinggi, Ada Tetangga Indonesia
Selanjutnya: Harga Ethereum Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Ikuti Pasar Kripto
Mungkin Anda suka
- Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK
- Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
- KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Pajak Banjarmasin
- Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi
- 6 Maskapai Akan Terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya
- Pakar Nilai Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Calon Belum Diperiksa
- Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah
- Laporan Amplop Menhut Selesai, KPK Lanjut Dalami Kaitan ke Bupati Kuansing
- Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI