Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
Waktu:2026-09-13 07:08:27 Sumber:TeknologiDibaca (143)

“Mereka menyampaikan pelayanannya sudah cepat. Tapi masih ada beberapa hal yang harus kita perbaiki agar masyarakat semakin nyaman,” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Kamis (16/7/2026).
Oleh karena itu, Eri memutuskan melakukan sejumlah evaluasi untuk memperbaiki pelayanan di RSUD Dr. Soewandhie. Salah satunya menata area tunggu pasien.
Nantinya, pasien yang mendaftar online boleh masuk ke ruang tunggu setelah 30 menit sebelum jadwalnya. Sedangkan, rawat jalan tanpa daftar akan diarahkan ke area lainnya.
"Satpam harus aktif mengarahkan pasien, sehingga antreannya tertata dan tidak bercampur. Dengan begitu, masyarakat tidak bingung dan pelayanan bisa berjalan lebih tertib," ucapnya.
Eri juga mengevaluasi sistem pelayanan di instalasi farmasi. Menurutnya, waktu pelayanan obat non-racikan tidak seharusnya disamakan dengan yang racikan.
"Obat non-racikan itu bukan proses meracik, sehingga tidak mungkin waktunya sama. Karena itu saya minta diperjelas, non-racikan maksimal 15 menit, sedangkan obat racikan maksimal 30 menit," jelasnya.
Eri pun memberikan konsekuensi, ketika pelayanan obat melebihi waktu, maka rumah sakit harus memberikan kompensasi Rp 50.000 kepada pasien.
"Selama ini petugas masih menghitung semuanya 30 menit. Saya minta diperjelas lagi supaya tidak ada perbedaan penafsiran dan masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan," tutupnya.
Sebelumnya: Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki
Selanjutnya: KPK Dalami Komunikasi Anggota BPK Bobby dan Angga Terkait Suap Audit Muara Enim
Mungkin Anda suka
- Canda Prabowo soal Maung, Singgung Polri Tak di Bawah Menhan
- Owen Rahadiyan Mundur dari Jabatan Manajer Persipura Jayapura
- Hobi Lari Bawa Pasutri Asal Tangerang Keliling Indonesia
- Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Pakar Sebut Hukuman Pelaku Bisa Diperberat
- Anak Sayuti Melik Dibawa ke STPL Bekasi, Mensos: Kita Didampingi, Nanti Akan Dibantu
- Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia
- Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
- Wapres AS Blak-blakan, Sebut Epstein Punya Koneksi ke Mossad dan CIA