INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia
Waktu:2026-07-30 06:41:28 Sumber:PendidikanDibaca (143)

TANIMBAR, KOMPAS.com – Operator Proyek Abadi LNG Blok Masela, INPEX Corporation, menyebut dimulainya pembangunan proyek tersebut menjadi simbol kemajuan sekaligus tonggak baru kerja sama antara Indonesia dan Jepang di sektor energi.
Perusahaan energi asal Jepang itu meyakini Blok Masela akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.
Chief Executive Officer (CEO) INPEX Takayuki Ueda mengatakan, groundbreaking Proyek Abadi LNG Blok Masela tidak hanya menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi babak baru hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun.
"Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," kata Ueda saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Menurut Ueda, proyek tersebut diharapkan semakin memperkuat kemitraan Indonesia dan Jepang, terutama dalam pengembangan sektor energi.
"Saya harap ini bisa menjadi bagian baru untuk pemerintah Indonesia dan Jepang, terutama dalam bidang energi," ujarnya.
Ia mengatakan, Blok Masela diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan energi yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
"Saya harap ini bisa menjadi langkah energi yang berkelanjutan. Proyek Blok Masela akan terus menjadi energi bagi banyak orang," kata Ueda.
Ueda menambahkan, berbagai kajian menunjukkan proyek tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional, sekaligus membawa manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar kawasan pengembangan.
"Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," ujarnya.
Sebagai operator proyek, INPEX mengaku optimistis mampu mengembangkan Blok Masela berbekal pengalaman panjang perusahaan di industri energi.
"Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal," kata Ueda.
Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp 300–330 triliun.
Setelah beroperasi, proyek tersebut ditargetkan memproduksi 9,57 juta ton LNG per tahun serta memasok sekitar 1,5 miliar kaki kubik gas per hari untuk memenuhi kebutuhan energi domestik dan ekspor.
Sebelumnya: Dari Rocafonda ke Final Piala Dunia 2026, Nama Lamine Yamal Simpan Kisah Haru
Selanjutnya: Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
Mungkin Anda suka
- Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
- Inflasi AS Turun, Investor Kripto Pantau Bitcoin dan Ethereum
- Si Ganteng Jude Bellingham Punya 2 Rumah Mewah, Tembus Rp 293,4 Miliar
- Lalin Cakung Jaktim Arah Cilincing dan Bekasi Macet Pagi Ini
- Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai
- Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
- Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas
- Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final
- Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya