Menkop Jelaskan Visi Presiden di Program KDKMP: Warga Desa Jadi Pelaku Ekonomi
Waktu:2026-09-13 09:56:29 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkap alasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dibuat. Ferry menjelaskan Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar perputaran uang tidak hanya berputar di Jakarta, tetapi juga di desa-desa.
"Kita akan bisa mendapati peran andil Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu untuk memutarkan peredaran uang yang semula oleh Bapak Presiden dianggap perputaran uang itu hanya di kota-kota besar bahkan lebih tepatnya lagi lebih banyak di Jakarta. Sekarang peredaran uang itu digelontorkan ke desa-desa," kata Ferry dalam paparannya pada acara Seminar Nasional KDKMP di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis .
Ferry mengatakan, lewat KDKMP, masyarakat desa kini dapat menjadi pelaku ekonomi. Sebelumnya, kata dia, masyarakat desa hanya menjadi objek ekonomi atau penerima manfaat saja.
"Kemudian masyarakat desa tidak lagi hanya sekadar sebagai objek ekonomi, bukan lagi sekadar sebagai penerima manfaat, tapi sekarang masyarakat di desa dan kelurahan dijadikan diubah menjadi subjek atau pelaku ekonomi, dibuatkan badan usaha namanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya.
Ferry mengatakan Prabowo selalu menyampaikan tentang keyakinannya soal uang dari konglomerat tidak akan bisa mengucurkan uangnya kepada masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat kemudian diberi akses permodalan melalui adanya KDKMP.
"Mereka diberikan akses permodalan yang ini menjadi pertama kalinya oleh Bapak Presiden, logika ini yang oleh Bapak Presiden, karena Bapak Presiden selalu menyampaikan, 'Kita tidak percaya bahwa ada teori yang mengatakan pertumbuhan ekonomi yang hanya menghasilkan berapa ratus orang konglomerat itu akan bisa mengucurkan trickle down effect,' teorinya itu netes ke bawah," katanya.
Dia menambahkan, KDKMP diharapkan mampu menguatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat di desa-desa.
"Oleh karena itu, karena Presiden punya kekuasaan, beliau sekarang ingin agar semua sumber daya alokasi, sumber daya otoritatif yang dimiliki oleh negara sekarang dikucurkan di desa-desa," ucap Ferry.
Lihat juga Video: Menkop Pastikan KDKMP Tak Matikan Usaha Agen Lokal
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"
Selanjutnya: Kenaikan Tarif Bus Transjakarta Masih Terus Dikaji
Mungkin Anda suka
- KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami
- Efisiensi dan Keamanan Jadi Prioritas Memilih Pemanas Air Listrik
- Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
- INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia
- Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
- Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
- 20 Negara dengan Kekayaan Rata-rata Penduduk Tertinggi, Ada Tetangga Indonesia
- Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
- Berbeda dari Standar Piala Dunia 2026, UEFA Batasi VAR untuk Kasus Simulasi