Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
Waktu:2026-09-13 09:24:09 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Banjir bandang terjadi di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan banjir dipicu hujan deras.
Banjir bandang terjadi pada Sabtu , sekitar pukul 19.45 WIB. Banjir berangsur surut pada Minggu dini hari tadi.
"Terdapat anomali kejadian yaitu banjir bandang di Kabupaten Agam, kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Minggu .
Banjir bandang di Agam itu terjadi saat Indonesia berada di musim kemarau. Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan pendangkalan aliran Sungai Batang Tumayo hingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga.
Dalam video yang dikirimkan BNPB, tampak air berwarna cokelat mengalir deras di depan rumah warga. Aliran air juga masuk ke rumah warga.
Abdul Muhari mengatakan 90 kepala keluarga terkena dampak banjir ini. Warga yang sempat mengungsi kembali ke rumahnya ketika air sudah surut.
"Ketika kejadian, sebanyak 450 warga mengungsi sementara waktu. Menjelang dini hari banjir dilaporkan berangsur surut dan sebagian pengungsi kembali ke rumah masing-masing," jelasnya.
Muhari mengimbau warga untuk tetap waspada dengan kemungkinan bencana. Warga juga diimbau untuk memantau pembaruan informasi dari sumber resmi.
"BNPB juga mengimbau agar masyarakat juga tetap waspada terhadap kemungkinan bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD dan BMKG," ucap dia.
Lihat juga Video: Banjir Bandang Terjang Cianjur, Warga Histeris Lihat Perabotan Rumah Hanyut
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
Selanjutnya: Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
Mungkin Anda suka
- KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
- Pengacara Don Ritto Ungkap Uang Rp 67 Miliar yang Disita di Restoran untuk Proyek Pelabuhan
- 1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026
- Ada Konser Akbar di Monas, 13 KA Keberangkatan Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
- Hutan Lindung di Bali Utara Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal
- Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur
- Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
- WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
- DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun