Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur
Waktu:2026-07-30 06:45:55 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Lima Warga Terluka
Selain korban meninggal, bentrokan tersebut juga mengakibatkan lima warga lainnya mengalami luka-luka.
Purnama B.L. (19), warga Dusun Bele, mengalami luka tembak di bagian dada dan telah dirujuk ke RSUD Lewoleba.
Siti Soleha Asal (63), juga warga Dusun Bele, mengalami luka tembak di kedua paha dan dirujuk ke RSUD Larantuka.
Sementara Sipriano M. Ama, Thomas Tubun, dan Anwar Sabon, warga Desa Narasaosina, sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pratama Adonara sebelum diperbolehkan pulang.
Polisi dan TNI Masih Bersiaga
Sebelumnya, bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah pada Sabtu (18/7/2026). Konflik tersebut diduga dipicu sengketa lahan.
Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, aparat kepolisian bersama TNI masih bersiaga di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan.
Masyarakat di kedua wilayah juga masih berjaga di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kewaspadaan.
"Untuk kondisi secara umum dapat dikendalikan melalui pengamanan, patroli dialogis, dan deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan," kata Eliezer.
Sebelumnya: Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
Selanjutnya: Tren Taktik Low Block di Piala Dunia 2026, Tembakan Jauh Jadi Solusi
Mungkin Anda suka
- Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
- Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
- Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
- BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 20 Juli 2026
- Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
- Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri dan TPPU
- Sempat Setop Memanggang 3 Tahun karena Cedera, Baker Asal Bandung Kini Bersinar di India
- DPRD Jabar Tolak Wacana SPP di Sekolah Negeri, Pendidikan Gratis 12 Tahun Harus Dijamin Negara
- Janji Shin Tae-yong di Persija Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia