Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung
Waktu:2026-07-30 06:44:16 Sumber:BeritaDibaca (143)

"Itu memang kita akan sedang tertibkan sama-sama. Karena itu menyangkut masalah keamanan juga. Itu sebabnya saya sama Avionics Security itu sedang keliling untuk memastikan bahwa di seputaran itu tidak ada pembakaran-pembakaran yang bisa mengganggu penerbangan," kata Farhan di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).
Farhan memastikan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Bandung akan segera dilakukan paling lambat pada bulan September 2026 mendatang.
Selain melakukan perbaikan infrastruktur penunjang, Saat ini yang tengah berlangsung adalah menunggu kepastian dari maskapai terkait izin rute terbang dari Kementrian Perhubungan.
"Kita lagi menunggu tentang kepastian dari jadwal penerbangan masing -masing maskapai. Karena bagaimanapun juga, mereka menunggu izin dari Dirjen," ungkapnya.
Tidak hanya dalam negeri saja, menurut Farhan, hampir bisa dipastikan beberapa maskapai penerbangan juga mengajukan izin untuk penerbangan atau kedatangan direct ke beberapa negara di asean.
"Kalau rencana mah banyak lho, ya. Ada berapa tuh, 10 apa 11 destinasi, termasuk 3 rute internasional," jelasnya.
Kemudian, Farhan mengatakan Bandara Husein Sastra Bandung juga akan melakukan branding ulang agar tampak lebih segar.
Dari sisi transportasi pun Farhan mengatakan pihaknya saat ini tengah mencari mitra yang mampu untuk menghandle shutlle dari bandara menuju destinasi-destinasi populer.
"Shuttle itu kan banyak konsekuensinya, Mulai dari siapa operatornya, berapa banyak daya tampung, shuttle-nya ke mana saja. Nah, itu hal-hal yang perlu kita tawarkan kepada mitra-mitra swasta," katanya.
Sebelumnya: Ketegangan Memuncak, Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Saudi
Selanjutnya: Siasat Kades di Pasuruan, Tarik Pungli PTSL, Rp 900 Juta Dipakai Beli Kebun Apel
Mungkin Anda suka
- Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M
- Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
- Siswi SD di Lampung Timur Diduga Jadi Korban Perundungan, Polisi Selidiki
- Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib
- Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun
- BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
- Polisi Pantau JPO Grogol Usai Video Dugaan Eksibisionis Viral
- Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas
- Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang