Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Waktu:2026-07-30 06:42:20 Sumber:BeritaDibaca (143)

Menurut Puguh, operasional bandara dihentikan hingga Senin (20/7/2026). Selanjutnya, operasional akan dievaluasi sesuai perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Akan dievaluasi menyesuaikan dinamika erupsi yang terjadi," katanya.
Gunung Lewotobi Meletus Tiga Kali
Sementara itu, Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki melaporkan gunung api tersebut mengalami tiga kali erupsi pada Minggu, dalam periode pukul 06.00 Wita hingga 12.00 Wita.
Petugas Pos PGA Lewotobi Laki-laki, Satria Nugroho Wicaksana, mengatakan letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 300 meter di atas puncak.
"Teramati 3 kali letusan dengan tinggi 300 meter dan warna asap kelabu," kata Satria.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau mengarah ke utara dan timur laut.
Secara visual, kawasan puncak gunung terlihat jelas hingga berkabut. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang teramati mencapai ketinggian sekitar 50 hingga 100 meter di atas puncak.
Status Masih Level III Siaga
Satria menegaskan, hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga).
Otoritas terkait terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik untuk menentukan langkah mitigasi, termasuk evaluasi terhadap operasional Bandara Gewayantana Larantuka.
Sebelumnya: Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
Selanjutnya: Halte Kebon Sirih Ditutup hingga 20 Juli 2026 Imbas Pekerjaan Proyek MRT
Mungkin Anda suka
- AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei
- Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
- 4 Hari Bertahan di Laut, Bocah Korban KM Nurul Salsa Saksikan Ibunya Meninggal di Atas Pelampung
- Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
- Kisah Lukas Podolski yang Sibuk Jualan Kebab dan Urus Klub Sepak Bola
- Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
- Cerita Wartini Sekolah di Usia 55 Tahun demi Menemani Sang Anak Meraih Mimpi
- Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi dr Tifa, Minta Sidang Lanjut ke Pembuktian
- OTT Bupati Lombok Barat, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta