Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga
Waktu:2026-09-13 07:07:55 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Menurut Bagus, yang paling memberatkan pedagang bukan semata-mata tingginya harga daging sapi, melainkan perubahan harga yang terus terjadi dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut membuat pedagang kesulitan menentukan harga jual kepada konsumen.
Ia menyebut harga daging sapi kualitas terbaik pada Juni 2026 masih berada di kisaran Rp110.000 per kilogram. Namun, per Rabu (15/7/2026), harga kembali naik menjadi Rp130.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut, kata Bagus, memicu banyak keluhan dari pelanggan. Di sisi lain, pedagang juga berada dalam posisi sulit karena harus menjelaskan bahwa kenaikan harga berasal dari pemasok, bukan keputusan pedagang.
“Dari kemarin saya sudah banyak mendapat komplain dari pembeli. Kami juga serba salah karena harga dari atas memang terus naik,” katanya.
Bagus menduga kenaikan harga dipicu meningkatnya harga sapi hidup di tingkat peternak akibat berkurangnya pasokan.
Menurut informasi yang diterimanya, jumlah sapi yang diperjualbelikan di pasaran kini tidak sebanyak sebelumnya sehingga harga terus merangkak naik.
Melalui aksi mogok tersebut, para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan pasokan sapi tetap tersedia.
Menurut mereka, kepastian harga jauh lebih dibutuhkan dibandingkan kondisi harga yang terus berubah dalam waktu singkat.
“Harapan kami sederhana, kami ingin tetap bisa berjualan. Yang paling penting ada kepastian harga sehingga pedagang bisa berusaha dengan tenang dan masyarakat juga tidak terus dibebani kenaikan harga,” tuturnya.
Sebelumnya: Samsung Kembangkan Chip AI “Gaia”, Laptop Masa Depan Bakal Lebih Pintar
Selanjutnya: Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
Mungkin Anda suka
- Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
- Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
- Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media Iran
- Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
- Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
- Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
- BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
- Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
- Wali Kota Pekanbaru Yakin Argentina Melenggang ke Final