Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara
Waktu:2026-09-13 07:30:47 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Kebakaran tersebut bahkan terlihat dari kawasan kejauhan. Asap putih tampak membumbung dari salah satu puncak gunung yang ada di Pegunungan Anjasmoro tersebut.
Agustiningtyas menegaskan, pihaknya menyiapkan beberapa upaya dalam penanggulangan kebakaran di kawasan pegunungan tersebut. Di antaranya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan empat regu pemadam untuk mencari titik api.
”Melakukan pemantauan dari puncak Bukit Cendono oleh satu regu Tahura. Juga koordinasi dengan instansi terkait, mulai dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Provinsi Jatim, dan Kepolisian,” kata Agustiningtyas.
Secara terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa titik api di kawasan Pegunungan Anjasmoro itu pertama kali terlihat pada Selasa, 14 Juli 2026 sore.
Kobarannya saat itu terlihat dari kawasan Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
"Itu terlihat titik api mengepul. Sehingga teman-teman dari Tahura Raden Soerjo, karena ini masuk kawasan hutan konservasi yang ada di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, itu membentuk tim bersama BPBD terjun ke lokasi,” ujar Rinaldi saat dihubungi Kompas.com, Rabu.
Saat ini, menurut Rinaldi, tim tersebut stand by di Pos Pendakian Bukit Cendono, Kecamatan Pacet, Mojokerto.
Setelah dilakukan pengecekan, titik api diduga berasal dari kawasan lereng Gunung Biru yang bersebelahan dengan Bukit Cendono di Pegunungan Anjasmoro.
”Sementara memang jalur pendakian Bukit Cendono ditutup sementara sampai kondisi sudah aman,” kata Rinaldi.
Dia menyebut, tim pemadam masih memantau kondisi di lapangan, karena titik api cukup sulit dijangkau secara manual lantaran medan yang curam dan terjal.
Menurut Rinaldi, mereka masih berupaya mencari akses dalam memadamkan beberapa titik api yang berkobar di kawasan pegunungan, melalui Desa Kemiri, Kecamatan Pacet atau melalui Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
Sebelumnya: 10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli
Selanjutnya: Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
Mungkin Anda suka
- Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog
- Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
- PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
- Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
- 200 Kata-Kata Motivasi untuk Diri Sendiri agar Semangat dan Pantang Menyerah
- 4 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi
- Sumarsih Nilai Kementerian HAM Tak Diperlukan untuk Selesaikan Kasus HAM Berat
- Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
- OJK Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Asuransi Indosurya ke Jaksa