Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
Waktu:2026-07-30 06:47:27 Sumber:WisataDibaca (143)

Ia melihat SPBU di dekat rumahnya itu sudah tergenang banjir. Namun ia memilih tetap masuk ke dalam antrean panjang.
"Di situ air tergenang karena air hujan. Hujan deras dari malam, jadi air pindah ke situ," ungkap Dicky.
Setiap kali hujan deras, SPBU ini tergenang banjir. Sehingga Dicky tak kaget dengan kondisi ini.
"Ada beberapa warga yang putar balik, tidak ikut antre karena banjir. Tapi memang lebih banyak warga yang memilih menunggu. Ya saya tetap menunggu, karena mau pergi kerja kan, nggak mungkin nggak mengisi minyak," ceritanya.
Akibat banjir setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa itu, antrean SPBU di Pasar 3 Marelan lebih lengang daripada tempat lainnya. Sehingga banyak warga yang nekat basah-basahan demi dapat SPBU dengan cepat.
"Stok Pertalite kebetulan ada. Kemarin sempat tidak ada, makanya saya mengisinya pagi ini. Saya antre sekitar setengah jam lebih di sini. Sampai jam 9 lewat baru selesai," jelas Dicky.
Sebagai seorang kurir, BBM baginya sangat penting. Beberapa hari belakangan ini dirinya cukup resah karena di mana-mana antrean mengular.
"Sangat berpengaruh dan berdampaklah bagi kurir seperti saya. Saya berharap masalah ini cepat diselesaikan," sebutnya.
Sebelumnya: Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
Selanjutnya: Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
Mungkin Anda suka
- Menkop Kumpulkan Pengurus Kopdes Merah Putih, Cari Solusi Kendala Operasional
- Ini Harga Rumah Lamine Yamal yang Dibeli dari Gerard Pique
- Dari Kota Semarang hingga Kaki Gunung Merbabu, Uji Jalan BYD M6 DM Buktikan Efisiensi dan Performa Lintas Kota
- Hutan Lindung di Bali Utara Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal
- Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
- Ekonom Sebut Pertumbuhan Utang Luar Negeri RI Dipicu oleh Hal Ini
- Diet Bebas Gluten Bikin Berat Badan Matt Damon Turun, Pakar: Bukan Karena Glutennya
- BGN Bayar Pengadaan Motor Listrik Rp 243 M, tapi Belum Jadi Aset, Masih Diselidiki Kejaksaan
- Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal