Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
Waktu:2026-09-13 09:23:18 Sumber:WisataDibaca (143)

Menurut Fauzi, Bupati Jember menyayangkan terjadinya insiden yang kembali terjadi dalam program MBG.
"Bupati menginstruksikan agar penyelamatan korban menjadi prioritas utama. Seluruh korban harus mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah," kata Fauzi, Kamis (16/7/2026).
Selain memastikan korban memperoleh penanganan medis, Pemkab Jember juga langsung melakukan langkah awal penyelidikan.
Fauzi mengatakan telah meminta Camat Bangsalsari turun ke lapangan memantau kondisi para korban sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Sampel tersebut akan menjadi bahan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sumber pencemaran makanan.
Pagi tadi, kata dia, tim Satgas MBG turun langsung ke lokasi kejadian, meninjau dan mengumpulkan fakta di lokasi sekaligus mengidentifikasi penyebab pasti insiden.
"Kami ingin memastikan secara detail apa penyebab kejadian ini. Hasil investigasi nanti akan menjadi dasar evaluasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi," terang Fauzi.
Kasus dugaan keracunan di Jember ini menambah daftar baru persoalan pelaksanaan program MBG.
Hasil investigasi laboratorium dan evaluasi terhadap proses penyediaan makanan oleh SPPG jadi hal penting untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar dijalankan.
Fauzi menegaskan bahwa penanganan terhadap korban tetap menjadi prioritas sembari menunggu hasil penyelidikan mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Sebelumnya: Setahun Eksploitasi Bug PayPal untuk "Curi" Laptop, Pelaku Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi
Selanjutnya: Pria Hendak Perkosa Karyawan Spa di Denpasar, Kabur Panjat Atap hingga Ditangkap Warga
Mungkin Anda suka
- Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
- Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat
- Sopir Truk Ditikam gegara Serobot Antrean di SPBU, Pelaku Ditangkap
- "Mereka Tak Butuh Empati, tapi Keadilan Pendidikan" Kala Sekolah Wilayah 3T Tak Terjamah Negara
- Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah
- BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
- Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
- Rapat Paripurna DPRD Sumut Banyak Kursi Kosong, Pimpinan OPD Ramai-ramai Absen
- PHK Meningkat Sejak Juni 2026, Disnaker Kota Bandung Siapkan Langkah Antisipasi