Kabut Asap Selimuti Banjarbaru Kalsel, 6 Penerbangan Sempat Terdampak
Waktu:2026-09-13 07:09:09 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Kabut asap menyelimuti Banjarbaru, Kalimantan Selatan . Akibatnya, enam penerbangan sempat mengalami penundaan keberangkatan.
Dilansir detikKalimantan, Senin enam penerbangan domestik dijadwalkan berangkat pukul 06.00-07.00 Wita. Namun karena asap kabut, penerbangan terganggu.
"Ada enam penerbangan tujuan domestik yang harus delay karena kabut asap," kata General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana dikonfirmasi detikKalimantan.
Stephanus memastikan seluruh penerbangan yang tertunda kini sudah lepas landas usai kabut asap mulai mereda. Keberangkatan tertunda sekitar 1 hingga 2 jam akibat kabut asap tebal.
"Ke enam penerbangan sudah lepas landas setelah kabut asapnya mereda dan sudah tiba di bandara tujuan masing-masing," jelas Stephanus.
Enam penerbangan yang terdampak yakni:
1. JT 543 ETD 06.50 BDJ - SRG
2. GA 533 ETD 07.00 BDJ - CGK
3. IW I481 ETD 07.00 BDJ - AAP
4. JT 315 ETD 07.00 BDJ - SUB
5. IU 665 ETD 07.00 BDJ - YIA
6. IU 639 ETD 06.00 BDJ - CGK
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video 'Kabut Asap Pekat Selimuti New Delhi India, 40 Penerbangan Dibatalkan':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan
Selanjutnya: Mengenal Pelat Nomor Warna Hijau yang Hanya Berlaku di Wilayah Tertentu
Mungkin Anda suka
- Penggeledahan Hampir 8 Jam di Kantor Dinkes Banjar, Penyidik Kejari Bawa 48 Dokumen dan Komputer
- Zulhas: Seluruh Pangan di Papua Akan Disuplai dari Wanam
- KAI "Blacklist" 19 Pelaku Kekerasan Seksual, Penumpang Diminta Berani Melapor
- Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
- Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
- Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port
- Bank Jakarta Siapkan Transformasi Jaringan Cabang, Dimulai dari KCP Kebayoran Park
- Update Harga Toyota Avanza, Naik di Pertengahan Juli 2026
- Di Hadapan Wagub Sumbar, Dedi Mulyadi Singgung Soal Tambang: Eksploitasi Alam Tak Bikin Daerah Makmur